简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
NFP Anjlok 23 Ribu · S&P 500 dan Dow Cetak Rekor Baru · Emas dan Perak Melonjak
Ikhtisar:Ikhtisar PasarLaporan Non-Farm Payrolls (NFP) Amerika Serikat untuk Juli secara tak terduga menunjukkan penurunan 23 ribu lapangan kerja, jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan 80
Ikhtisar Pasar
Laporan Non-Farm Payrolls (NFP) Amerika Serikat untuk Juli secara tak terduga menunjukkan penurunan 23 ribu lapangan kerja, jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan 80 ribu. Sementara itu, data Mei dan Juni direvisi turun secara kumulatif sebesar 103 ribu, mendorong pelaku pasar memangkas ekspektasi terhadap kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga pada 2026.
Didorong ekspektasi kebijakan moneter yang lebih dovish, ketiga indeks utama Wall Street menguat dan mencatatkan kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari tiga bulan. S&P 500 naik 0,62% ke 7.757,64, Dow Jones menguat 0,28% ke 54.036,93, keduanya ditutup di rekor tertinggi sepanjang masa. Sementara itu, Nasdaq melonjak 1,30% ke 26.690,62.
Di pasar mata uang, Indeks Dolar AS (DXY) turun ke 99,60, level terendah dalam satu setengah bulan. Harga emas spot melonjak 2,33% ke US$4.341 per ons dengan kenaikan mingguan mencapai 7,2%, sedangkan perak naik 3,08%. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun ke 4,65%, sementara indeks volatilitas VIX melemah ke 14,90.
Sorotan Pasar● Pelemahan Pasar Tenaga Kerja Ubah Prospek Kebijakan The Fed
Laporan NFP Juli menjadi data ketenagakerjaan terlemah sepanjang tahun ini. Ditambah revisi turun sebesar 103 ribu pada dua bulan sebelumnya, perlambatan pasar tenaga kerja kini dipandang sebagai tren yang semakin jelas, bukan sekadar anomali bulanan.
Meskipun tingkat pengangguran turun ke 4,1%, level terendah dalam lebih dari satu tahun, penurunan tersebut lebih disebabkan oleh melemahnya tingkat partisipasi angkatan kerja, bukan peningkatan permintaan tenaga kerja.
Setelah data dirilis, yield Treasury AS tenor 2 tahun turun 5,02 basis poin menjadi 4,1952%, sedangkan yield tenor 10 tahun turun 3,24 basis poin ke 4,6454%. Indeks dolar pun melemah lebih lanjut.
Di sisi politik, Presiden Donald Trump kembali memulai proses pemecatan Gubernur The Fed Lisa Cook, sehingga isu independensi Federal Reserve kembali menjadi perhatian utama pasar.
● Saham Komunikasi Optik Ambil Alih Kepemimpinan, Segmen Memori Mulai Mendingin
Kinerja kuat Applied Optoelectronics (AAOI) menjadi katalis utama sektor komunikasi optik setelah pendapatan kuartal II melonjak 86% secara tahunan dan bisnis pusat datanya untuk pertama kalinya melampaui US$100 juta.
Sentimen positif tersebut mendorong saham Lumentum, Corning, dan perusahaan sejenis menguat tajam, sementara Coherent melonjak lebih dari 40% dalam sepekan.
Kekuatan rantai industri AI juga mengangkat Philadelphia Semiconductor Index (SOX) lebih dari 9% sepanjang pekan. NVIDIA naik lebih dari 10%, sedangkan SpaceX melonjak lebih dari 20% dalam dua hari terakhir.
Sebaliknya, saham SanDisk dan Western Digital masing-masing turun hampir 4%, seiring meningkatnya ekspektasi bahwa harga memori kemungkinan akan mencapai puncaknya dalam dua kuartal mendatang. Hal ini mencerminkan semakin lebarnya divergensi di dalam sektor semikonduktor.
● Berkshire Hathaway Akhiri Tiga Tahun Posisi Net Sell
Berkshire Hathaway membukukan laba bersih kuartal II yang meningkat dua kali lipat. Namun yang lebih menarik perhatian pasar adalah perubahan strategi investasinya.
Perusahaan mencatat net buy sebesar US$20 miliar pada kuartal tersebut, mengakhiri tren penjualan bersih yang dipertahankan Warren Buffett selama lebih dari tiga tahun.
Selain itu, Berkshire melakukan buyback saham senilai US$4,527 miliar, terbesar dalam lima tahun terakhir, sementara kas perusahaan turun menjadi US$365,5 miliar.
Perusahaan juga mengakuisisi pengembang perumahan Taylor Morrison senilai US$6,8 miliar, serta menjadikan Alphabet (Google) sebagai salah satu dari lima kepemilikan saham terbesar. Langkah ini dipandang sebagai sinyal bahwa Berkshire mulai kembali mengadopsi strategi investasi yang lebih agresif.
Fokus Hari Ini
Unitree Robotics memulai penawaran saham perdana (IPO) hari ini dengan harga penerbitan 150,80 yuan per saham. Investor yang memperoleh satu lot wajib menyediakan dana sekitar 75.400 yuan.
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah kilang minyak Jazan milik Saudi Aramco kembali menjadi sasaran serangan, sementara Iran mengajukan enam syarat untuk membuka kembali jalur pelayaran di selat strategis.
ChangXin Memory Technologies (CXMT) berpotensi masuk ke dalam VanEck Semiconductor ETF pada akhir September dengan bobot yang diperkirakan cukup signifikan.
Moore Threads tengah mempersiapkan pencatatan saham di Bursa Hong Kong. Pendapatan semester pertama melonjak 147%, sementara rugi bersih menyusut 95,73% menjadi 11,56 juta yuan.
SK Hynix berencana meluncurkan program pengembalian kepada pemegang saham senilai US$71 miliar, dengan 40% dialokasikan untuk pembelian kembali saham.
Presiden Donald Trump kembali mengaktifkan proses pemecatan Gubernur The Fed Lisa Cook, sehingga isu independensi Federal Reserve kembali menjadi perhatian investor.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










